Ketika pembangunan infrastruktur semakin giat, berbagai wilayah terisolasi mendapat akses, terbuka pulalah destinasi-destinasi wisata baru yang memesona. Ya, Indonesia memiliki berjuta pesona wisata yang mengagumkan. Bersamaan dengan itu pula, peluang bisnis baru juga terbuka. Terkait dengan perjalanan, maka bisnis travel layak untuk mulai digeluti dan dikembangkan. Nah, kali ini kita akan bahas bersama berbagai tips dan cara memulai bisnis travel.

 

Pengertian bisnis travel sendiri adalah kegiatan yang dilakukan lembaga profit untuk membantu seseorang ataupun sekelompok orang dalam melakukan perjalanan dari satu daerah ke daerah lainnya dalam jarak tempuh tertentu. Banyak orang yang memanfaatkan jasa dari pelaku bisnis ini karena perjalanan menjadi lebih mudah, aman, dan praktis.

 

 

Prospek dan Keuntungan Bisnis travel

 

Kenapa harus bisnis travel yang Anda pilih? Tentunya memilih suatu bisnis harus berlandaskan perhitungan untung rugi yang tepat. Nah, khusus bisnis jalan-jalan ini, ada 4 pertimbangan yang bisa jadi alasan dan dorongan Anda untuk terjun ke dunianya.

 

  • Bisnis travel selalu menemukan customer

Selama masih ada manusia, maka bisnis ini akan tetap dibutuhkan. Kian banyak orang yang bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Orang yang rekreasi dan berwisata juga tak ada habisnya. Jadi, meskipun persaingan juga ketat, prospek hasilnya tidak akan pernah mati.

 

  • Barang yang Dipasarkan Tidak Ada Kadaluarsanya

Jelas sekali. Karena Anda memasarkan produk layanan dan jasa, maka produk ini tak ada basinya. Yang pasti basi dan kadaluarsa adalah diskon dan bonus-bonus promosi. Benar kan?

 

  • Banyak Sumber Pendapatan dalam Satu Jenis Usaha

Dalam bisnis travel, banyak sekali sumber pendapatan Anda. Mulai dari penjualan tiket pesawat, tiket kereta api, maupun paket liburan dan paket wisata. Bisa juga dari pemesanan kamar hotel ataupun bonus dari rekanan. Semua itu bisa dijalankan dalam satu lingkup usaha yang Anda tekuni.

 

  • Pangsa Pasarnya Sangat Luas

Jangakauan bisnis ini sangat luas. Dari Sabang sampai Merauke. Bahkan seluruh dunia, sejauh jangkauan internet jika layanan Anda sudah berbasis internet. Misalnya paket wisata, maka paket yang Anda pasarkan bisa menjangkau calon customer di mana pun keberadaanya selama ada internet.

Bagi Anda yang ingin terjun ke dunia bisnis travel, bisa mencoba rangkuman tips berikut ini. Ya, kita akan bahas cara memulai bisnis travel dari nol, tanpa modal yang terlalu besar. Simak hingga tuntas.

 

bisnis travel

 

  1. Mulai Dari Yang Anda Sukai, dan Tentukan Pilihan

Memulai bisnis berdasarkan atas rasa suka tentu akan terasa lebih ringan dan seru. Travel identik dengan bepergian. Bagi Anda yang suka jalan-jalan, berwisata maupun berpetualang, menjalankan bisnis ini tentu akan terasa menyenangkan. Selain menyenangkan diri sendiri dengan berpetualang, juga menyenangkan orang lain yang jadi pelanggan dengan membuat mereka sampai ke tempat tujuannya.

 

Selanjutnya perlu juga menentukan bagian apa yang akan ditekuni sebagai fokus bisnis. Apakah bisnir tiket pesawat, tiket bus dan kereta apai, booking kamar hotel ataukah lebih jauh lagi dengan membuat paket wisata. Namun di permulaan, memang harus menetukan usaha travel jenis apa yang akan ditekuni.

 

  1. Bergabung Dengan Perusahaan Travel Sebagai Agen

Mendirikan sebuah perusahaan travel memerlukan banyak persyaratan dan modal yang tak sedikit. Karena itu, jika ingin segera mendapat hasil dengan modal tak begitu besar, langkah selanjutnya adalah menjadi agen dari sebuah perusahaan travel. Dengan menjadi agen travel Anda memasarkan produk layanan perusahaan tersebut dan bisa langsung meraih untung.

 

Memang akibatnya kita tidak memiliki brand atau nama sendiri. akan tetapi kalau yang diincar adalah segera profit, maka langkah awal ini bisa menjadi batu loncatan. Anggap saja sebagai pengalaman dan belajar untuk kemudian nanti mendirikan perusahaan sejenis. Selain itu, dengan bergabung menjadi agen travel, Anda akan bisa langsung menjual berbagai produk tanpa harus keluar modal banyak. Beragam produk seperti tiket, paket wisata, paket bulan madu, dan pake lainnya bisa langsung Anda promosikan tanpa modal besar, dan tanpa harus menangani keberangkatan klien sendiri. Soalnya, Anda hanya perlu menyetorkan klien ke perusahaan travel yang Anda ikuti.

 

  1. Persiapkan Pemasaran OnlineMaupun Offline

Karena baru memulai bisnis travel, maka setelah bergabung dengan salah satu perusahaan, persiapkanlah trik pemasaran Anda. Baik secara online maupun offline. Pemasaran lewat internet misalnya melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan sebagainya. Promosikan paket-paket wisata, tiket murah dan apapun tentang usaha Anda.

 

Pemasaran secara offline bisa dilakukan di rumah Anda juga. Misalnya dengan memasang banner yang menunjukkan bahwa ada layanan travel di tempat Anda. Menjadikan rumah sebagai kantor tentu akan lebih menghemat anggaran.

 

  1. Perluas Jaringan

Langkah selanjutnya adalah mulai membangun jaringan relasi. Selama berkecimpung melayani klien, seorang yang bercita-cita untuk berdikari harus sudah mulai menjalin hubungan dengan para klien. Kelak jika Anda sudah mampu lepas dari perusahaan, para klien tersebut bisa menjadi klien pemula dari layanan yang Anda buka.

 

Wah, jadi seperti gerakan dalam tanah ya? Bisa dibilang begitu. Namun hal itu tak terlalu bermasalah jika Anda tidak menyalahi aturan perusahaan yang Anda ikuti. Selama Anda tidak mensabotase klien, tentunya bukan pelanggaran.

 

  1. Bangun Kepercayaan Dengan Layanan yang Maksimal

Selama menjalani bisnis agen travel, perlu sekali membangun kepercayaan customer. Berikan juga layanan yang memuaskan dan ramah. Dengan begitu, mereka akan menjadikan layanan Anda sebagai langganan. Dan mereka pun nantinya ketika Anda benar-benar berdiri sendiri, maka para pelanggan tersebut tidak akan menyangsikan lagi.

 

  1. Mulai Menabung dan Menyiapkan Aset

Untuk memulai usaha travel sendiri tentu harus punya modal yang besar. Pelan tapi pasti, pengeumpulan modal harus dimulai saat Anda bekerja sebagai agen travel. Sambil terus bekerja, harus mulai menabung dan memiliki aset yang dibutuhkan untuk membangun bisnis sendiri.

 

Pada dasarnya aset yang dibutuhkan untuk membangun bisnis layanan traveling ini tidak begitu besar. Semisal komputer dan perangkat keras lainnya, tentu sudah Anda miliki saat masih menjadi agen. Yang perlu modal lagi adalah untuk membangun brand, merekrut karyawan, dan lokasi kantor.

 

  1. Tentukan Target dan Lakukan

Selanjutnya setelah semua persiapan dianggap matang, saatnya Anda melepaskan diri dan berdiri sendiri. Tentukan target Anda sendiri kapan memulai bisnis travel sendiri tanpa menjadi agen, dan kejarlah. Pengalaman selama menjadi agen tentunya akan sangat berguna dalam membangun bisnis Anda sendiri.

 

Hambatan dan Tantangan

 

Kendala dalam bisnis pastilah selalu ada. Faktanya banyak juga yang gagal dalam mengembangkan bisnis travel ini. Padahal seperti diulas di awal, bisnis ini sangat menjanjikan. Menurut sebagian pelaku bisnis ini yang sukses, masalah pertama adalah kurang ulet saja.

 

Dalam bisnis travel, penawaran adalah hal utama. Tawarkan dengan semaksimal mungkin, promosikan semaksimal mungkin, demi hasil yang juga maksimal. Masalah lainnya adalah kurang beragamnya produk yang ditawarkan. Bisnis travel ini mencakup berbagai produk yang bisa dijalankan bersamaan. Jadi jangan hanya menjual tiket pesawat saja karena hasilnya tentu tak seberapa. Selain itu, dalam dunia yang semakin maju, penguasaan teknologi pun harus ditekuni oleh pelaku bisnis. Demikian ulasan panjang lebar seputar cara memulai bisnis travel. Semoga menginspirasi.