Bisnis dan modal punya hubungan yang sangat erat.  Tak heran jika banyak yang ingin memulai bisnis namun kerap terkendala dengan modal yang cekak.  Modal kerap menjadi kendala utama bagi mereka yang akan memulai maupun berniat mengembangkan usahanya.

 

Nah bagi Anda yang ingin memulai bisnis tapi kurang kuat di sisi modal, tidak perlu berkecil hati. Karena saat ini sudah ada sistem yang bernama dropship. Sistem ini menjadi jembatan bagi para pebisnis pemula yang modalnya tipis.

 

Bagi Anda yang mengenal sistem reseller, maka sistem dropship ini bisa dibilang sebagai tahap lanjutan. Jika reseller punya keharusan melakukan stok barang yang diambil dari pihak produsen atau distributor, maka dengan sistem dropship Anda tidak perlu lagi melakukannya. Anda tidak perlu melakukan stok yang berarti harus punya dukungan modal yang cukup.

 

Secara singkat, proses kerja dropship adalah Anda cukup melanjutkan pesanan dari pembeli kepada pihak penjual atau pemilik barang. Selanjutnya pihak penjual yang akan mengirim barang kepada pembeli dengan mengatasnamakan Anda. Ketika proses pembayaran sudah dilakukan, maka Anda akan mendapat komisi dari barang yang terjual.

Baca juga: Cara Berjualan di Shopee Dengan Sistem Dropship Untuk Pemula

Sebegitu mudahnya sistem dropship, membuat cara ini banyak dipilih oleh mereka yang tengah mengawali bisnis. Bahkan banyak dijadikan sarana mendapatkan penghasilan tambahan bagi para mahasiswa atau ibu rumah tangga.

 

Langkah Awal Menjadi pelaku Dropship

 

Meski terkesan mudah, menjadi seorang dropshipper juga tetap butuh ketajaman insting  dalam memilih produk. Lakukan riset sebelum Anda menentukan produk yang akan Anda pilih untuk dijual. Pastikan produk tersebut memang punya demand yang besar.

 

Sebagai awalan, sebaiknya Anda fokus kepada satu jenis produk saja. Katakanlah Anda memilih produk pakaian yang akan dijual secara dropship. Kemudian lakukan pengerucutan produk pakaian tersebut.

 

Apakah Anda akan menjual kaos oblong atau menjual jas resmi? Meski sama-sama produk pakaian jadi, keduanya punya spesifikasi dan target market yang berbeda. Anda harus bisa menentukan pilihan dari produk yang sudah jelas spesifikasinya.

 

Langkah berikutnya, cermati produk tersebut memang punya demand atau market yang cukup besar. Ini akan menjamin bahwa produk yang akan jual nanti memang punya peminat. Karena sebagus dan seunik apa pun sebuah produk jika tak ada peminatnya maka hanya akan jadi barang tak berguna.

 

Untuk hal yang satu ini, Anda jelas mesti melakukan riset. Bisa dengan menggunakan internet, browsing mengenai produk yang tengah tren saat ini. Bisa juga mencari tahu dari obrolan warung kopi dengan teman atau kolega. Dari sanalah Anda bisa mendapat banyak ide tentang produk yang memang punya market cukup besar.

 

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah legalitas dari produk yang akan Anda jual. Kenapa ini menjadi penting? Karena untuk menghindari hal-hal buruk akibat Anda menjual produk yang tidak resmi. Terutama jika market yang akan disasar tidak hanya berada di dalam negeri saja. Untuk menghindari klaim pihak pemilik produk yang legal, sebaiknya jangan menjual sesuatu yang tidak jelas asal usulnya.

 

Soal market juga tak bisa dikesampingkan dalam menjalankan bisnis dropship ini. Tentukan demografi dari calon konsumen yang Anda inginkan. Mulai dari usia,  jenis kelamin, kesukaan, hingga status ekonomi. Hal ini penting karena akan terkait dengan cara Anda melakukan promosi dan pendekatan kepada konsumen.

Baca juga : Pengertian Online Shop Bagi Pebisnis Pemula

Konsumen dari kelas ekonomi A tentu cara promosinya akan berbeda dengan mereka yang berasal dari ekonomi C. Pendekatan kepada mereka akan berpengaruh terhadap kesuksesan Anda menjual produk. Karena itu, tentukan market Anda lalu dapatkan trik yang tepat untuk bisa menggaet hati mereka dan mau membeli produk yang Anda jual.

 dropship

Pilih Suplier dengan Cermat dan Teliti

Dalam bisnis dengan sistem dropshipper, Anda dengan konsumen maupun suplier nyaris tak pernah bertemu muka. Komunikasi lebih banyak dilakukan melalui teknologi chat yang banyak tersedia di ponsel. Mulai dari Whatsapp, Line, BBM Messenger, dan lain sebagainya.

 

Karena itu Anda dituntut lebih hati-hati dalam mendapatkan suplier. Karena suplier yang punya kinerja buruk akan membuat Anda mendapat rapor merah di mata konsumen. Ingat, sebagai dropshipper, Anda akan dianggap konsumen sebagai pemilik sekaligus penjual barang. Baik-buruknya pihak suplier akan berimbas langsung kepada Anda.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat Anda akan memilih suplier:

 

  • Komisi yang jelas dan transparan

Sebagai reseller, Anda tentu akan mendapatkan komisi dari pihak suplier. Pastikan hal ini sudah jelas dan gamblang di awal kerja sama. Umumnya, para suplier memberi komisi sekitar 10-20 % dari harga barang.

 

Bisa juga suplier memberikan harga awal lalu Anda dipersilakan memasang harga sendiri. Namun, biasanya mereka tetap akan memberi batas tertinggi dan terendah dari harga jual. Ini dimaksudkan agar tidak ada perang harga di antara para dropshipper mereka.

 

  • Punya stok yang konkret

Jangan pilih suplier yang sering berbohong soal stok. Pastikan mereka memang punya stok yang mencukupi dari produk yang dijual. Sehingga ketika ada pesanan yang datang, barang bisa langsung dikirim kepada pembeli. Tanpa harus menunggu lama karena stok di suplier sedang kosong.

 

Kalau memungkinkan Anda juga bisa mengecek langsung stok yang dimiliki suplier. Sistem cek stok ini menggunakan sistem online yang bisa diketahui secara real time. Jadi Anda pun bisa meyakinkan para pembeli soal stok produk yang mereka inginkan.

 

Ingat, kepercayaan konsumen adalah segalanya dalam bisnis ini. Ketika Anda gagal mengirim barang pesanan sesuai janji, kepercayaan pembeli akan hilang. Mereka pun akan lebih memilih toko sebelah yang bisa mengirim pesanan dengan cepat.

 

  • Cepat tanggap

Memiliki suplier yang cepat tanggap dengan sesuatu hal yang kita tanyakan adalah poin penting bagi Anda sebagai seorang dropshipper. Bayangkan ketika Anda menemukan suplier yang lelet dalam menjawab pertanyaan. Sementara konsumen di sisi yang lain tak mau peduli dengan masalah yang Anda hadapi.

 

Dalam hal ini Anda bisa kesampingkan unsur ramah dari pihak suplier. Selama mereka bisa merespons dengan cepat setiap pertanyaan Anda, maka itu sudah lebih dari cukup. Buat apa suplier yang ramah dalam menjawab setiap pertanyaan tapi baru merespons dalam waktu berjam-jam atau bahkan berhari hari, bukan?

 

  • Produknya memang berkualitas

Untuk mengetahui seberapa bagus kualitas produk yang disediakan suplier, Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Beberapa suplier bahkan kadang mewajibkan para dropshipper untuk membeli dalam jumlah tertentu sebelum bisa bekerja sama. Setelah yakin dengan produknya, Anda bisa lanjutkan kerja sama ini dengan lebih tenang.

 

Bagaimanapun, produk yang berkualitas akan membuat Anda semakin dipercaya konsumen. Apalagi jika kemudian ditambah dengan pelayanan yang ramah dan cepat tanggap. Kepercayaan konsumen akan cepat meningkat dengan hal-hal tersebut. Saat itulah Anda harus siap menampung banyak order.

 

Kendala dan Solusi menjalani dropship

Tidak ada bisnis atau usaha yang tanpa kendala. Baik itu usaha bersifat offline maupun online. Untuk bisnis dengan sistem dropship, hamper 100 persen dilakukan secara online. Sekilas, cara ini akan memberi kemudahan karena Anda tak perlu banyak melakukan kegiatan offline yang bisa menguras tenaga.

 

Sebagai drosphipper Anda pun tak perlu melakukan stok barang. Semuanya sudah disediakan pihak suplier. Anda hanya perlu melakukan promosi gencar dan melayani konsumen sebaik mungkin.

Sesederhana itu? Tidak juga.

 

Satu hal yang harus selalu diingat, calon pembeli hanya melihat produk melalui foto yang Anda promosikan. Karena itu pastikan detail dari produk tersebut juga menjadi bagian yang Anda jelaskan saat melakukan promosi. Semakin detail, maka semakin bagus. Sehingga konsumen bisa punya bayangan produk yang diminatinya itu seperti apa.

 

Jangan pernah mengirim barang yang tidak sesuai dengan foto produk. Karena ini hanya akan membuat kepercayaan konsumen menurun. Apalagi sekarang, konsumen bisa mudah mengulas produk yang dibeli secara online di dunia maya. Begitu informasi negatif tentang produk yang Anda jual tersebar di dunia maya, maka Anda akan mendapat kesulitan untuk mendapatkan pembeli.

 

Karena itu, pastikan Anda selalu menyertakan alamat atau minimal nomor yang bisa dihubungi. Baik melalui aplikasi chat atau ditelepon langsung oleh konsumen. Pastikan Anda memberikan respons secara cepat. Lama merespons pertanyaan, bisa membuat konsumen langsung kabur dan pindah ke toko sebelah.

 

Kalau ada konsumen yang membeli produk, lakukan follow up. Mulai dari menanyakan produk sudah sampai dengan aman, barang yang sesuai pesanan, dan meminta testimoni positif dari mereka. Testimoni ini akan membantu meningkatkan kepercayaan publik kepada toko online yang Anda kelola.

 

Kendala lain yang biasa dihadapi para pebisnis online adalah terkait jasa pengiriman alias kurir atau ekspedisi. Jasa pengiriman barang harus menjadi mitra kerja yang bisa mendukung upaya Anda dalam menjual barang sebanyak mungkin. Jangan sampai Anda mendapat banyak komplain dari konsumen gara-gara proses pengepakan dan pengiriman yang buruk.

 

Jadi, sebelum Anda mempromosikan produk andalan, cara tahu dulu jasa pengiriman yang paling affordable.  Pelajari reputasi jasa pengiriman tersebut dan cakupan area yang dijangkau mereka. Termasuk tarif yang mereka patok untuk mengirim barang.

 

Sebaiknya gunakan minimal 3 jasa pengiriman berbeda. Sehingga konsumen punya pilihan akan dikirim menggunakan apa barang yang mereka pesan. Sesuai dengan tujuan dari barang yang telah dipesan.

 

Sekadar info, setiap menjelang hari raya Idul Fitri, permintaan pengiriman barang biasanya akan melonjak drastis. Untuk itu Anda juga harus menginformasikan kepada konsumen batas akhir order jika barang ingin sampai sebelum Lebaran. Lewat dari itu, maka barang baru bisa dikirim setelah hari raya.

 

Pengumuman ini penting dilakukan agar Anda tidak mendapat komplain karena barang yang dipesan konsumen lama sampainya. Semakin minim komplain yang Anda dapatkan, maka reputasi Anda sebagai penjual online akan lebih mudah melesat.

 

Selalu komunikasikan penyedia jasa pengiriman barang ini dengan suplier. Karena belum tentu semua suplier punya jasa pengiriman yang sama.  Kalau Anda memiliki beberapa suplier, pastikan juga mereka biasa menggunakan jasa pengiriman barang apa saja.

 

Satu hal lagi yang tidak boleh Anda lupakan adalah kualitas jaringan internet di sekitar tempat tinggal. Karena bisnis online mutlak membutuhkan jaringan internet, pastikan Anda didukung dengan jaringan yang berkualitas. Jangan sampai orderan atau respons terlambat Anda terima gara-gara kualitas jaringan internet yang jeblok.

 

Untuk hal ini, Anda bisa melakukan uji kelayakan dari beberapa provider sekaligus. Cek dengan seksama kualitas yang mereka miliki. Mulai dari kestabilan hingga kecepatan internet yang disediakan.

 

Anda bisa juga menggunakan beberapa provider sekaligus kalau memang dibutuhkan. Setidaknya ada opsi lain ketika provider yang biasa Anda gunakan tengah down.

 

Bagaimanapun, sebagai pebisnis online Anda tidak akan pernah bisa lepas dari kualitas jaringan internet. Bahkan bisa dibilang hidup mati Anda di bisnis ini salah satunya ditentukan oleh penyedia internet yang mumpuni.

 

Maksimalkan Marketplace

 

Dropship di marketplace

 

Maraknya marketplace lokal menjadi sarana pendukung para dropshipper. Karena Anda tak perlu repot-repot membuka toko online sendiri yang pastinya butuh biaya yang tidak sedikit.  Cukup sebuah akun di marketplace, maka Anda sudah bisa menjadi seorang dropshipper.

 

Marketplace lokal seperti Bukalapak atau Tokopedia memang banyak jadi andalan para dropshipper untuk mendapatkan konsumen. Bahkan marketplace luar seperti Lazada atau Shopee juga tetap bisa Anda manfaatkan untuk menyebarluaskan produk yang Anda jagokan.

Baca juga : Cara jualan baju agar cepat laku

Anda bisa memiliki akun di setiap marketplace tersebut. Bahkan bisa juga memiliki akun berbeda di marketplace yang sama. Ini adalah tujuannya untuk menjaring konsumen sebanyak mungkin. Bisa jadi konsumen yang sama lebih memilih membeli di akun A dibanding akun B. Padahal kedua akun tersebut dikelola oleh satu orang yang sama.

 

Para pengelola marketplace itu pun biasanya secara regular melakukan sistem penjualan flash sale. Dalam kurun waktu tertentu, sebagian produk yang ada di marketplace tersebut dijual dengan diskon yang menarik. Program ini bisa Anda ikuti untuk menambah luas market yang mungkin belum terjaring melalui akun milik Anda secara langsung.

 

Evaluasi dan Perbaiki

Tidak ada bisnis yang bisa sukses tanpa kerja keras. Termasuk ketika Anda menjalankan bisnis dropship ini.

 

Selalu lakukan evaluasi dari setiap proses kerja yang Anda lakukan.  Mulai dari kinerja suplier yang jadi mitra kerja Anda. Bagaimana kinerja mereka dalam menyediakan dan mengirim barang. Karena reputasi Anda sebagai dropshipper baka tergantung dari bagus tidaknya kinerja para suplier ini.

 

Jika ada suplier yang mulai menurun kinerjanya, Anda bisa mendiskusikan dengan mereka. Sama-sama mencari solusi yang pas. Kalau memang harus berpisah dengan suplier tersebut dengan sejumlah pertimbangan, lakukan saja. Anda tinggal mencari suplier lain yang lebih bonafid dan tidak menggangu reputasi Anda.

 

Termasuk juga memantau pola promosi yang Anda lakukan. Apakah sudah sesuai dengan target market. Bisa jadi penjualan Anda seret karena Anda salah menentukan target market yang tepat untuk produk yang dijual.

 

Keuntungan droship memang tidak perlu modal besar.  Selain itu, waktu dan tempat kerja yang fleksibel bisa memudahkan Anda menjalankan bisnis ini. Sehingga sistem ini memang banyak dilakukan oleh mereka yang mencari tambahan pemasukan.

 

Tapi jangan salah, jika Anda serius dengan bisnis ini bukan mustahil justru akan menjadi sumber pemasukan utama. Ada banyak pebisnis online yang sukses dengan mengawali karir sebagai dropshipper. Dengan ketekukan dan kerja keras tanpa pernah kenal menyerah, mereka justru bisa menjadi pengusaha online dengan jaringan pemasaran yang luas.

 

Well, setiap usaha yang dilakukan dengan serius, tekun, dan sabar pasti akan memberikan hasil yang besar. Nikmati saja semua proses tersebut hingga kelak Anda baru sadar telah mencapai kesuksesan. Berkat sebuah usaha yang dimulai dari dropship.