Melakoni sebuah usaha memang butuh ketelatenan dan kerja keras. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kesuksesan bidang usaha yang ditekuni. Apalagi, jika melihat pesaing yang telah lebih dahulu terjun memiliki banyak cabang atau franchise. Lalu bagaimanakah sebenarnya usaha franchise itu? Mengapa banyak orang yang tertarik untuk menggeluti macam-macam usaha franchise? Wawasan ini akan membuka peluang bagi Anda untuk mendapat sumber keuntungan baru.

 

Pengertian Usaha Franchise

 

Franchising atau waralaba merupakan sebuah metode untuk memperluas bisnis dan mendistribusikan barang dan jasa melalui hubungan lisensi. Usaha franchise atau waralaba adalah adalah jenis usaha bersama antara pemilik bisnis asli dan franchisee (pembeli lisensi) untuk menjual produk tertentu.

 

Pemilik waralaba (franchisor) adalah pebisnis asli yang menjual hak lisensi untuk menggunakan nama dan gagasannya. Franchisee adalah individu yang membeli ke perusahaan asli dengan membeli hak lisensi untuk menjual barang atau jasa di bawah model bisnis dan merek dagang yang ada. Franchisee sebagai pemegang hak waralaba memiliki akses ke pengetahuan, proses, dan merek dagang milik perusahaan atau pemilik lisensi. Sebagai imbalan bagi franchisor, franchisee membayar sejumlah dana awal dan biaya lisensi tahunan.

 

Usaha Franchise

 

Mengapa Ada Bisnis Franchise?

 

Amerika Serikat adalah pemimpin dunia dalam bisnis waralaba dan memiliki sejarah panjang dengan model bisnis waralaba. Konsep waralaba bermula pada pertengahan abad ke-19 oleh Isaac Singer, pencipta merek mesin jahit. Singer menciptakan sistem waralaba untuk mendistribusikan merek mesin jahitnya ke pasar yang lebih luas.

 

Selanjutnya sistem waralaba juga dilakukan oleh Howard Johnson Restaurants pada tahun 1930-an. Dia membuka jalan bagi waralaba pada industri makanan cepat saji di Amerika.

 

Hingga saat ini, waralaba merupakan bagian terbesar dari bisnis. Usaha franchise terlaris di tahun 2018 dari Amerika tentu sudah sangat terkenal hingga ke Indonesia. Sebut saja McDonald’s, KFC, Dunkin ’Donuts, Hampton by Hilton, serta 7-Eleven Inc.

 

Mengapa Banyak Orang Yang Tertarik Membeli Usaha Franchise?

 

Tentu saja, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum terjun ke dunia waralaba. Seperti sumber keuangan yang diperlukan untuk membayar biaya waralaba, memulai dan menjalankan bisnis, dan lain sebagainya. Jadi apa sebenarnya yang membuat orang tertarik pada macam-macam usaha franchise?

 

1. Tidak diperlukan pengalaman
Dalam sistem usaha franchise, operasi bisnis yang sukses tidak bergantung pada pengalaman franchisee. Bahkan banyak franchisor yang mencari pembeli waralaba tanpa latar belakang bisnis. Karena lebih mudah melatih seseorang dari nol daripada mendidik ulang para profesional yang berpengalaman. Kuncinya adalah adanya pelatihan. Itulah sebabnya apapun profesi seseorang dapat menjadi pengusaha melalui jalur waralaba.

 

2. Dukungan franchisor
Bagi banyak orang, impian menjalankan bisnis sendiri datang seiring dengan rasa takut untuk melakukannya. Namun bagi seorang franchisee akan memiliki dukungan dari tim kantor pusat franchisor. Pendampingan akan diberikan untuk membantu menjaga bisnis serta berbagi tips dan trik praktis untuk menjalankan bisnis. Jaringan waralaba biasanya akan mengadakan pertemuan rutin untuk membantu menumbuhkan rasa komunitas dan persaingan yang sehat.

 

3. Bisnis yang sudah teruji
Ketika menjalankan bisnis sendiri maka semuanya menjadi tanggung jawab pemilik bisnis itu sendiri. Tapi dalam waralaba, franchisor membutuhkan transparansi keuangan dari franchisee. Hal ini memungkinkan jaringan secara keseluruhan mendapatkan dorongan agar melaksanakan kinerja lebih baik. Ini juga berarti bahwa franchise yang kinerjanya kurang baik memiliki kesempatan untuk belajar dari franchise lain sehinga menimbulkan situasi yang kompetitif.

 

4. Merek yang sudah terkenal
Memasarkan produk adalah ujung tombak dari bisnis penjualan. Usaha franchise terlaris menawarkan solusi mudah, karena paket pemasaran adalah bagian dari kesepakatan ketika franchisee mendaftar. Franchisee akan belajar cara mengumumkan bisnis baru, kapan dan bagaimana menampilkan penawaran. Belajar membuat promosi khusus, serta belajar sistem distribusi mana yang paling efektif. Selain itu merek yang terkenal akan membantu mendorong pelanggan lokal mendatangi bisnis franchise tersebut.

 

Bagaimana Kiat Membuka Usaha Anda Menjadi Sistem Franchise?

 

Jika Anda memiliki bisnis kecil yang dapat direplika dengan mudah, maka usaha franchise dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk mengembangkannya dengan cepat. Dengan penanganan yang tepat, pasti dapat memompa keuntungan yang cukup menggiurkan. Berikut ini beberapa kiat untuk membantu transisi menuju franchise.

 

1. Organisasikan bisnis
Pikirkan proses bisnis bekerja. Franchisee akan membutuhkan perincian dan panduan yang tepat untuk memulai dan menjalankan bisnis mereka. Proses ini membutuhkan waktu, tapi sangat penting untuk dilakukan. Meskipun memutuskan untuk tidak meluncurkan waralaba, nantinya akan membantu bisnis berjalan lebih lancar.

 

Mulai dari pemasaran hingga papan nama, kartu nama hingga pelatihan staf, semuanya harus dijalankan dengan cara yang sama. Kembangkan panduan operasional untuk memberikan franchisee cara cepat untuk mereferensikan kebijakan dan praktik terbaik.

 

2. Sewa Tenaga Ahli.
Mendapatkan saran ahli sangat penting selama proses waralaba. Sebagai permulaan, Anda harus mengisi Dokumen Lisensi Franchise. Penting untuk memiliki pengacara yang dapat memandu proses ini. Anda harus menetapkan harga, membuat perjanjian waralaba, dan menentukan perlindungan kekayaan intelektual.

 

3. Pilihlah rekan franchisee
Anda harus sangat selektif dalam memilih franchisee. Sangat mudah menemukan orang yang memiliki modal, tetapi apakah mereka orang yang tepat? Apakah mereka memiliki latar belakang yang tepat untuk menjalankan bisnis? Ini adalah seseorang yang akan mewakili produk, jadi perlu kecocokan. Lagi pula, tujuan utama menjalankan franchise adalah untuk melindungi dan mengembangkan brand.

 

4. Bangun dan lindungi brand
Sebagai pemilik waralaba, aset yang paling berharga adalah brand. Brand bukan sekedar merek, tapi mewakili budaya, keyakinan, dan sikap terhadap pelanggan. Ketika menjalankan waralaba, Anda memberi orang-orang baru kemampuan untuk mewakili brand yang ada. Ini adalah salah satu risiko terbesar dari usaha franchise.

 

5. Tetapkan aturan tegas
Panduan yang jelas harus ditetapkan untuk penggunaan semua aset brand macam-macam usaha franchise. Pastikan bahwa pesan tersampaikan dengan jelas dari satu sumber serta pesan itu konsisten bagi semuanya. Jangan pernah membiarkan siapa pun menggunakan aset brand tanpa persetujuan Anda. Pantau semuanya, termasuk outlet dan media sosial secara teratur.

 

6. Pilih lokasi pengembangan yang tepat
Lokasi apa yang paling masuk akal untuk bisnis Anda? Di mana Anda sudah memiliki pengakuan brand? Pertimbangkan untuk menetapkan beberapa lokasi utama sebagai percontohan. Ketahui bagaimana brand tumbuh. Apakah masuk akal untuk memperluas pada tingkat lebih luas? Atau haruskah Anda tetap berpegang pada rencana di kawasan lokal agar menjadi usaha franchise terlaris?

 

7. Berikan dukungan pada franchisee
Pada awalnya, Anda akan membutuhkan waktu bertatap muka dengan franchisee. Lakukan semua yang Anda bisa untuk mendorong mereka untuk melakukan target pencapaian. Cari artikel yang bermanfaat dan bagikan. Yang tak kalah pentingnya, atur cara bagi pewaralaba untuk berkomunikasi satu sama lain juga.

 

 

Macam-Macam Usaha Franchise

 

Memulai usaha franchise ini tidak harus dengan modal besar. Banyak bisnis strat up yang bisa menjadi alternatif pilihan. Macam-macam usaha franchise yang kini sedang booming adalah di bidang kuliner atau makanan dan minuman. Anda bisa membuka bisnis dengan modal di bawah 5 juta rupiah untuk usaha franchise terlaris seperti Es Kepal Milo, kebab, burger, Milk shake, atau bahkan frozen food.

 

Selain di sektor kuliner, Anda bisa juga melirik bisnis kurir atau jasa ekspedisi. Dengan perkembangan dunia online shop, kini banyak dibuka agen ekspedisi untuk beberapa wilayah. Selain itu anda juga bisa melirik bisnis fashion distro dengan membeli lisensi brand yang sudah terkenal. Menggeluti usaha franchise atau mengembangkan bisnis start up menjadi usaha franchise terlaris merupakan pilihan Anda. Semoga bermanfaat!