Hari gini masih saja ngandelin gaji bulanan? Udah enggak zaman hidup cuma mengandalkan gaji atau penghasilan tetap. Karena banyak usaha sampingan yang bisa Anda lakukan, meski jadi karyawan sekalipun. Bahkan sebagian relatif mudah dilakukan tanpa memakan waktu kerja Anda sebagai karyawan.

 

Punya gaji bulanan memang bisa membuat Anda tenang menghadapi kebutuhan rutin. Namun apa jadinya ketika ada kebutuhan dadakan sementara uang tabungan tak punya? Itu artinya Anda sudah butuh pemasukan tambahan. Tak ada cara lain kecuali Anda mulalu memiliki usaha sampingan.

 

Apalagi kebutuhan hidup setiap waktu terus bertambah. Bagi Anda yang sudah berkeluarga pasti akan merasakan peningkatan kebutuhan biaya hidup. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah mempunyai anak. Kebutuhan pasti akan terus bertambah setiap tahun.

 

Sejak anak masih bayi hingga akhirnya masuk sekolah, kebutuhan pasti akan terus meningkat. Bahkan seringkali peningkatan kebutuhan hidup ini tak seiring sejalan dengan peningkatan gaji yang persentasenya jauh tertinggal. Apakah Anda merasakan hal seperti itu?

 

Sekali lagi, itu artinya Anda sudah butuh pemasukan tambahan dari usaha sampingan.  Karena itu tulisan ini akan bisa menjadi inspirasi untuk bisa mendapat tambahan pemasukan yang membuat Anda lepas dari masalah finansial.

Usaha Sampingan

Usaha sampingan bagi karyawan

 

Sebagai seorang karyawan Anda tentu terikat dengan jam kerja bukan? Rata-rata Anda harus menghabiskan waktu bekerja di kantor antara 8-9 jam. Ditambah perjalanan pergi pulang dari rumah ke kantor atau sebaliknya, maka waktu Anda yang tersita bisa mencapai 11-12 jam sehari. Lalu kapan waktu untuk melakukan usaha sampingan?

 

Usaha sampingan bagi seorang karyawan tak melulu harus menggunakan badan Anda sendiri. Tapi bisa menggunakan orang lain yang bekerja untuk Anda. Biarkan orang yang bekerja tapi Anda juga mendapat tambahan pemasukan. Begini caranya.

 

Jika Anda punya mobil pribadi, daripada dipakai sendiri untuk menuju tempat kerja lebih baik dimanfaatkan untuk jadi sumber pemasukan tambahan. Dengan makin meluasnya jasa transportasi online, mobil milik Anda bisa disewakan kepada mereka yang ingin mencari uang dari jasa ini tapi tak memiliki modal kendaraan.

 

Tinggal diatur sistem bagi hasilnya seperti apa antara Anda dan pihak penyewa. Yang penting bisa sama-sama untung, tak ada pihak yang dirugikan. Karena ini merupakan bisnis kerja sama yang harus saling menguntungkan.

 

Dari menyewakan mobil untuk dipakai jasa taksi online, Anda akan dapat pemasukan yang bisa digunakan setidaknya untuk membayar cicilan mobil. Kalau masih ada sisa, bisa ditabung untuk menghadapi keperluan dadakan.

 

Usaha sampingan lain yang tidak akan terlalu mengganggu jam kerja sebagai karyawan adalah menjual produk secara dropship. Sistem penjualan ini relatif tidak akan banyak membuat Anda mengkorupsi waktu kerja. Karena bisa dilakukan di waktu istirahat atau saat Anda berangkat dan pulang kerja dengan menggunakan transportasi umum.

 

Sistem dropship pun relatif tidak butuh banyak modal. Anda hanya butuh sebuah ponsel pintar, akun di berbagai marketplace, dan mendapat suplier terpercaya dengan produk berkualitas.  Selanjutnya Anda tinggal melakukan promosi gencar melalui media sosial atau berbagai platform online yang tengah ramai digunakan oleh masyarakat saat ini.

 

usaha sampingan

 

Usaha sampingan yang tren di 2018

 

Seperti halnya fashion atau kuliner, usaha sampingan pun memiliki tren. Seperti yang belakangan ini banyak muncul adalah pemasangan stiker iklan di mobil pribadi. Dengan menjadikan mobil pribadi Anda sebagai media iklan, Anda sudah mendapat pemasukan tambahan tanpa perlu repot membagi waktu dengan pekerjaan di kantor.

 

Anda hanya harus rutin menggunakan kendaraan ini setiap hari. Karena nantinya akan ada perhitungan sudah berapa jauh Anda menggunakan kendaraan tersebut setiap bulannya. Pendapatan dari usaha sampingan ini memang dilihat dari seberapa jauh kendaraan Anda melintas di jalan raya setiap bulannya.

 

Selain itu, area yang dipasangi iklan pun akan ikut menentukan besaran pendapatan Anda dari kerja sama ini. Dimulai dari di kaca belakang, area body belakang, samping, hingga seluruh body mobil tertutup stiker iklan ini.

 

Semakin banyak area yang ditutup iklan akan semakin besar pula pemasukan sampingan yang bisa Anda dapatkan. Potensi pemasukan dari memasang stiker iklan di mobil ini adalah berkisar 500 ribu sampai 1,5 juta rupiah per bulan. Lumayan kan buat nambah biaya cicilan atau kebutuhan pemeliharaan mobil?

 

Bagi Anda yang hanya memiliki motor tidak usah berkecil hati. Karena sejumlah startup di bisnis ini juga menyediakan platform bagi pemilik kendaraan roda dua. Bentuknya adalah semacam papan iklan yang dipasang di bagian belakang motor. Seperti halnya pemilik mobil, pemasukan yang didapat dari kerja sama ini tergantung dari seberapa jauh Anda berkendara setiap bulan.

 

Saat ini perusahaan yang bisa menjadi mitra antara lain Ubiklan, Stickearn, Promogo, Sticar. Sementara perusahaan yang menerima pemasangan iklan untuk motor adalah Karta, Ubiklan, dan Sticar.

 

Usaha sampingan lain yang juga tengah tren saat ini adalah investasi peer to peer lending (p2p lending).  Karena ini adalah sebuah investasi tentu saja Anda butuh modal. Nantinya, modal yang Anda miliki akan diputar oleh perusahaan jasa perantara yang menghubungkan Anda sebagai pemodal dengan pihak yang membutuhkan dana.

 

Sistem p2p lending memang tengah marak belakangan ini. Dana yang Anda investasikan akan diatur atau diolah oleh situs penyedia jasa pinjaman. Anda akan mendapat keuntungan dari bunga pinjaman yang ditentukan pihak penyedia jasa. Menariknya, Anda bisa memilih untuk menginvestasikan dana di lini bisnis apa.

 

Saat ini sudah ada sejumlah situs yang menjadi penyedia jasa p2p lending ini. Antara lain Modalku, Investree, Amartha, Gandeng Tangan, dan Koinworks. Pastikan penyedia jasa jasa p2p lending yang dipilih sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini untuk menghindari Anda dari kerugian akibat penyalahgunaan dana oleh pihak penyedia jasa tersebut.

 

Usaha sampingan di rumah 2018

 

Masih terkait usaha sampingan yang tengah tren di 2018 ini, Anda juga bisa melakukan usahanya di rumah. Ya, usaha sampingan ini bisa dimulai dari dalam rumah Anda dengan memanfaatkan kamar yang tidak terpakai.

 

Salah satu situs penyedia jasa penyewaan kamar murah, AirBnB, bisa Anda manfaatkan sebagai mitra untuk mendapatkan penghasilan tambahan.  Tentu saja Anda harus memenuhi syarat dan ketentuan yang sudah dipatok AirBnB. Seperti kondisi kamar yang memang menjadi standar dari AirBnB.

 

Untuk menambah rate dari kamar yang Anda sewakan, bisa disiapkan alat mandi gratis atau sarapan roti dan teh manis setiap pagi. Karena semakin tinggi rating yang Anda dapat maka peluang untuk selalu mendapatkan tamu yang menginap akan semakin besar.

 

AirBnB adalah sebuah situs yang menyediakan jasa penyewaan kamar yang murah tapi tidak murahan. Rata-rata harga kamar yang disewakan melalui AirBnB adalah berkisar Rp 300 ribu. Potensi pemasukan tambahan dari menyewakan kamar ini bisa mencapai 9 juta rupiah per bulan.

 

Bagi Anda yang memang tidak memiliki kamar kosong yang bisa disewakan via AirBnB dan sejenisnya, Anda bisa mendapatkan pemasukan tambahan dengan membeli hak waralaba. Usaha sampingan franchise ini bisa jadi andalan dalam menambah pemasukan jika Anda bisa cermat dalam memilih produknya.

 

Karena saat ini ada beragam produk yang disebarkan melalui franchise atau waralaba. Mulai dari kuliner hingga laundry kiloan.  Kenapa harus cermat? Karena Anda tentu tidak ingin modal yang sudah dikeluarkan hanya sia-sia karena usaha franchise yang dipilih ternyata hanya bersifat tren semata. Bukan produk yang memang punya daya saing kuat.

 

Kalau lokasi tempat tinggal dekat dengan sekolah dan di jalan utam yang sering dilalui banyak orang setiap hari, mengambil franchise kuliner bisa menjadi pilihan. Terutama untuk minuman ringan atau cemilan. Biasanya yang menggunakan gerobak kecil untuk jualan. Sehingga tidak memakan banyak tempat di rumah Anda.

 

Kalau daerah Anda berdekatan dengan kampus, selain menjual minuman ringan juga bisa mengambil jasa laundry kiloan. Karena mayoritas mahasiswa tidak punya waktu luang untuk mencuci dan menyetrika baju mereka. Ini menjadi peluang bagi Anda dengan membeli fanchise lundry kiloan yang memang sudah cukup dikenal di masyarakat.

 

Membeli franchise jasa laundry kiloan dan kuliner ringan ini cocok dijadikan usaha sampingan ibu rumah tangga. Jadi, suami bisa fokus menjadi rezeki di tempat kerja, istri di rumah pun bisa ikut membantu finansial keluarga tanpa harus banyak keluar rumah.

 

Usaha sampingan untuk guru

 

Sudah menjadi rahasia umum kalau gaji guru di negeri ini masih belum seimbang dengan kerja kerasnya dalam mendidik generasi penerus bangsa. Khususnya bagi guru-guru di sekolah negeri yang sangat mengandalkan gaji mereka sebagai PNS. Bagi yang masih honorer, tentu saja gaji mereka akan lebih rendah lagi.

 

Jadi tak heran banyak guru sekolah yang nyambi sana-sini.  Demi dapur tetap ngebul.  Demi susu anak yang masih kecil. Bahkan, tak sediki guru di daerah pelosok yang nyambi sebagai tukang ojek atau pekerjaan lain yang tak ada kaitannya dengan pekerjaan utamanya sebagai guru.

 

Padahal, sebenarnya masih ada usaha sampingan yang bisa dijalankan tanpa lepas dari status mereka sebagai pengajar. Usaha tersebut adalah membuka les privat.

 

Mayoritas orang tua yang masih ‘mendewakan’ nilai tinggi menjadi peluang bagi para guru untuk mendapatkan tambahan pemasukan.  Usaha sampingan les privat ini pun relatif  tidak butuh banyak modal. Anda bisa membukanya di rumah dan biarkan siswa yang ingin mendapat tambahan pelajaran datang sendiri.

 

Bisa juga Anda melakukan sistem jemput bola. Anda memberikan les privat di tempat tinggal siswa. Tarif yang dikenakan bagi siswa yang ingin mendapat les secara privat tentu lebih tinggi dibanding les ke rumah Anda dan belajar bersama orang lain.

 

Sistem marketing les privat ini lebih banyak dari mulut ke mulut. Jadi upayakan Anda punya reputasi yang kuat lebih dulu sebagai guru sebuah mata pelajaran. Ketika Anda kemudian menawarkan untuk memberi les privat, orang tua murid tentu akan cenderung lebih percaya. Apalagi jika kemudian ternyata anaknya yang melakukan les privat kepada Anda mengalami peningkatan pemahaman dan nilai dari mata pelajaran tersebut.

 

Kesempatan memberi les kepada murid yang membutuhkan di luar jam sekolah kini semakin terbuka lebar berkat kehadiran sejumlah penyedia jasa khusus les mata pelajaran ini. Seperti yang dilakukan Ruang Guru. Melalui platform ini, guru dan murid bisa bertemu dan melakukan proses les dengan lebih mudah.

 

Anda pun tak perlu bertatap muka dengan murid yang membutuhkan jasa les privat. Semua proses belajar bisa dilakukan secara online. Ini sangat membantu Anda yang terkendala dengan jarak tempuh dan waktu ke rumah murid. Anda dan murid yang les bisa terkoneksi dengan bantuan teknologi.

 

Usaha sampingan tanpa modal

 

Bagaimana jika ingin mempunyai usaha sampingan tapi modal cekak? Anda masih punya banyak pilihan untuk mendapatkan tambahan pemasukan tanpa harus mengeluarkan banyak modal. Bahkan nyaris tanpa modal.

 

Pilihan pertama adalah menjadi makelar property. Modal Anda hanya memahami produk dan menemukan peminat yang tepat. Pemahaman produk di sini meliputi harga pasaran tanah dan bangunan di lokasi. Termasuk juga detail dari rumah, bangunan, atau lahan yang akan dipasarkan.

 

Pemahaman ini sangat penting saat Anda melakukan presentasi. Sehingga calon konsumen menjadi tertarik dan kemudian membelinya.

 

Untuk menjadi makelar properti, Anda tidak perlu bergabung dengan sejumlah property agent yang banyak bermunculan saat ini. Hal yang lebih penting, Anda bisa mendapat kepercayaan penuh dari pemilih lahan atau bangunan yang akan dijual.  Termasuk sudah mendapat deal di awal kerja sama berapa komisi yang akan didapat.

 

Satu peluang lain yang bisa dijadikan usaha sampingan tanpa modal adalah menjadi agen asuransi. Seperti halnya seorang makelar properti, Anda juga dituntut untuk bisa memahami produk secara mendalam.  Sehingga Anda bisa memberikan informasi yang mendetail dan mendalam tentang produk yang Anda pasarkan.

 

Pemahaman produk mutlak Anda lakukan. Karena itulah yang akan menjadi modal utama Anda dalam mendapatkan nasabah. Modal lainnya tentu saja tekad yang kuat untuk terus mendapatkan konsumen. Karena pemasukan yang akan didapatkan dari seorang agen asuransi adalah seberapa banyak nasabah yang digaet setiap bulannya.

 

Sekadar tips, jangan lupakan setiap nasabah yang telah Anda dapatkan. Selalu lakukan follow up kepada para nasabah. Jadikan diri Anda sebagai solusi dari masalah yang didapat nasabah ketika sudah menjadi peserta asuransi. Sehingga mereka tidak merasa seperti habis manis sepah dibuang.

 

Menjaga hubungan baik dengan nasabah adalah cara lain untuk mendapatkan nasabah berikutnya. Ketika mereka merasa nyaman dengan pelayanan Anda, maka mereka akan merekomendasikan Anda sebagai agen asuransi ketika ada teman atau saudaranya yang mencari asuransi.

 

Well, apa pun jenis usaha sampingan yang Anda pilih tetap butuh upaya dan kerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena tidak akan pernah ada kesuksesan yang diraih tanpa diiringi dengan kerja keras.

 

Meskipun hanya sampingan, tetap perlakukan usaha atau pekerjaan tersebut secara serius. Jika Anda hanya menjalankannya tanpa komitmen dan keseriusan, hasilnya pun tidak akan ‘serius’. Bahkan bisa jadi Anda hanya akan mendapat capek dan lelah saja, tanpa ada pemasukan yang mencukupi untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Satu hal lagi, jangan cepat menyerah dengan kondisi yang Anda hadapi saat baru memulai usaha sampingan. Selalu cari cara dan inovasi lain yang bisa mendukung perkembangan usaha tersebut. Apalagi jika usaha yang Anda lakukan juga sudah dijalankan oleh banyak orang lain. Berusaha keras dan pantang menyerah akan menjadi kunci sukses Anda dalam mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha sampingan.